Sabtu, 07 April 2012


Tips Meningkatkan Efektifitas Pemasaran Blog


Jika Anda terjun dalam dunia bisnis online melalui media blog, ada beberapa hal penting yang siginifkan dalam meningkatkan efektifitas pemasaran blog Anda. Tiga komponen penting itu adalah : isi (konten)frekuensi posting artikel dan distribusi artikel / konten.
Konten / isi – posting blog Anda harus menarik dan bermanfaat bagi pembaca Anda. Kembangkan kemampuan menulis anda untuk membuat sesuatu yang berbeda dan unik serta jangan takut untuk memposting apa yang bisa anda tulis.
Dalam hal ini sangatlah penting untuk belajar memulai, karena kemampuan menulis dalam diri anda akan berkembang seiring waktu. Untuk penulisan konten yang baik, tentunya didapat dari pembelajaran baik secara langsung (menulis artikel) dan tidak langsung (menganalisa, mempelajari berbagai tulisan dari para webmaster yang pandai membuat artikel yang menarik).
Frekuensi posting sangatlah penting karena ada korelasi langsung pada popularitas blog dan update yang rutin akan memperkaya kata kunci / keyword pada blog anda. Yakinlah search engine menyukai blog yang sering diupdate sehingga blog anda dianggap penting oleh search engine. Untuk update konten usahakan 3-5 kali per minggu minimal. Blog yang akan diperbarui beberapa kali sehari bisa disertakan dalam indeks Google News yang diperbarui setiap hari. Itu berarti mendapatkan konten Anda ke hasil pencarian Google pada hari yang sama yang diposting ke blog Anda.
Distribusi blog adalah penting. Masalah umum dari mereka yang baru mengenal blog dan RSS feed adalah seberapa banyak informasi yang tersedia tentang situs / blog anda di internet. Pemasaran sebuah blog membawa keuntungan tambahan melalui berbagai web direktori. Sebuah blog dan berhubungan RSS / Atom feed dapat dipromosikan dalam blogoshpere juga melalui web direktori, mesin pencari dan web direktori akan selalu saling berhubungan.
Kesempatan untuk menyebarkan informasi tentang blog jauh lebih besar melalui index pada banyak web direktori dan search engine daripada dari situs web itu sendiri. Memudahkan pelanggan feed berita untuk menemukan blog Anda melalui kedua situs web mesin pencari (Google, Yahoo, MSN) dan RSS search engine (Google Blog Search, Bloglines, Feedster, Technorati).
Untuk hal tersebut daftarkanlah / submit informasi blog kita dalam berbagai mesin pencari (search engine), web direktori dan daftar Blog / RSS direktori yang banyak terdapat di internet. Juga, pastikan untuk melakukan ping secara teratur dengan layanan seperti Pingomatic, Ping atau Pingoat.
dukonbesar.com

Rabu, 04 April 2012

Social Marketing (Pemasaran Sosial)



Di dunia bisnis, marketing diartikan sebagai “kegiatan bisnis-fenomena perdagangan “. Sedangkan, pemasaran sosial atau social marketing adalah aplikasi dari teknik pemasaran bisnis ke dalam analisis, perencanaan, eksekusi, dan evaluasi program-program organisasi nirlaba yang telah didisain berdasarkan target individual dalam rangka meningkatkan kesejahteraan personal, serta memenuhi kebutuhan manusia secara sensitif dan memuaskan.

Pada dasarnya social marketing adalah strategi “menjual” gagasan untuk mengubah pemikiran, sikap dan perilaku masyarakat. Berdasarkan pengalaman, penerapan strategi pemasaran dalam dunia sosial terbukti dapat memberdayakan organisasi dalam memperoleh dukungan untuk melanjutkan hidupnya, antara lain
dalam memperoleh sumber dana potensial yang berasal dari masyarakat secara luas (fund raising).

Perbedaan mendasar antara “pemasaran komersil” dan “pemasaran sosial”, menurut Andreason, adalah pada prinsip “4 P” yang dikenal sebagai marketing mix. Di dunia bisnis “4P”, adalah promotion (promosi), price (harga), product (produk) dan place (tempat). Dalam pemasaran sosial ada dua hal lain yang membuat berbeda, yaitu adanya partnership (kemitraan) dan policy (kebijakan).

Pada prinsipnya, praktik pemasaran sosial tak ada artinya apabila kemitraa tidak dijadikan tujuan organisasi. Demikian pula tak ada artinya upaya mengubah perilaku melalui pemasaran sosial apabila tidak diikuti atau dilanjutkan dengan upaya mendorong tersusunnya sebuah kebijakan. Yang jelas penerapan social marketing,
tujuannya bukan semata-mata fund raising (memperoleh dana) karena dalam kenyataan social marketing juga berarti menyampaikan gagasan secara efisien dan tepat.

Pemasaran sosial di mata dunia bisnis
Ada semacam benang penghubung antara dunia bisnis dan sosial yang terkadang luput dari perhatian kita. Ketika bicara bisnis, para pebisnis kerap kali lupa bahwa mereka juga harus membawa nilai-nilai sosial. Sebaliknya, pelaku di dunia sosial seringkali lupa untuk bersikap profesional sehingga tak hanya dapat dipercaya pemberi dana atau penyumbang, melainkan juga bekerja secara efisien dan bagus. Menarik disimak bagaimana posisi social marketing dan cara pandang praktisi bisnis dan marketing bisnis. Hermawan Kertajaya memaparkan bahwa pemasaran sosial termasuk dalam salah satu pilihan bagi pebisnis atau perusahaan untuk berbuat baik.

Di dunia bisnis kini perusahaan dinilai “besar” oleh capital market dan publik apabila melakukan kebaikan demi kemanusiaan.” Sebagaimana dituangkan Kotler bersama rekannya Nancy Lee dalam bukunya “Corporate Social Responsibilty”, dengan istilah “Doing Great by Doing Good”. Kini di berbagai belahan dunia, perusahaan-perusahaan besar seolah berlomba melaksanakan Corporate Social Responsibilty (CSR). Yaitu, semacam program kegiatan yang sifatnya sukarela dan bukan bertujuan komersil dengan menyisihkan sejumlah dana untuk kemanusiaan dan kemasyarakatan.

Ini ada berkaitan erat dengan kebijakan pajak di negara barat. Ada semacam kebijakan pajak kepada perusahaan apabila menyisihkan dana untuk kegiatan sosial kemasyarakat berupa potongan pajak. Melalui kebijakan ini, perusahaan memperoleh insentif pajak sekaligus memperoleh keuntungan lain berupa penilaian positif dari pasar dan juga publik.

Buku dengan judul Corporate Social Responsibilty (CSR), ditulis Philip Kottler bersama Nancy Lee, memuat semacam kerangka kerja (framework) yang disebut “doing great by doing good”. Lebih rinci, ada 6 pilihan untuk berbuat baik (6 Option of Doing Good). Yaitu, cause promotions, cause related marketing, social marketing, corporate philantropy, community volunteering . Jadi, social marketing merupakan salah satu dari pilihan-pilihan untuk berbuat baik.


Social Marketing
© PPF 2006 8